Manusia percaya pada kekuatan yang dianggapnya lebih tinggi dari dirinya sendiri. Ada banyak teori yang berbeda tentang masalah tersebut. Menurut teori, perilaku manusia bersifat religi karena sebab-sebab sebagai berikut.
a. Manusia mulai sadar akan adanya konsep roh.
b. Manusia mengakui adanya berbagai gejala yang tidak dapat dijelaskan dengan akal.
c. Keinginan manusia untuk menghadapi berbagai krisis yang senantiasa dialami manusia dalam daur hidupnya.
d. Kejadian-kejadian luar biasa yang dialami manusia di alam sekelilingnya.
e. Adanya getaran (yaitu emosi) berupa rasa kesatuan yang timbul dalam jiwa manusia sebagai warga negara masyarakat.
f. Manusia menerima suatu firman dari Tuhan. Continue reading “Teori-Teori tentang Religi”