Cerita ini mengisahkan perjalanan sepasang kekasih yang berakhir dengan duka. Si pria sebut saja Anton dan wanitanya sebut saja Intan.
Anton adalah seorang pria yg menjadi buta karena sebuah kecelakaan. Sejak ia menjadi buta, ia merasa terasing dari lingkungannya. Ia merasa tidak ada seorang pun yg memperhatikan atau menyayanginya.
Hingga kemudian hadirlah Intan dalam hidupnya. Intan sangat sayang dan perhatian pada Anton. Ia tidak pernah mempermasalahkan kebutaan Anton sebagai suatu kekurangan yg berarti. Ia sungguh-sungguh mencintai Anton dengan tulus. Continue reading “Pengorbanan berbalas Duka”
Blog
Kisah Sebatang Bambu
Sebatang bambu yang indah tumbuh di halaman rumah seorang petani. Batang bambu ini tumbuh tinggi menjulang di antara batang-batang bambu lainnya. Suatu hari datanglah sang petani yang empunya pohon bambu itu. Dia berkata kepada batang bambu,” Wahai bambu, maukah engkau kupakai untuk menjadi pipa saluran air, yang sangat berguna untuk mengairi sawahku?” Continue reading “Kisah Sebatang Bambu”
Aku Menangis 6 kali untuk Adikku
Aku adalah seorang wanita dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik laki-laki, tiga tahun lebih muda dariku.
Continue reading “Aku Menangis 6 kali untuk Adikku”
50 Tahun Salah Paham
Dikisahkan, disebuh gedung pertemuan yang amat megah, seorang pejabat senior istana sedang menyelenggarakan pesta ulang tahun pernikahannya yang ke-50. Peringatan kimpoi emas itu ramai didatangi oleh tamu-tamu penting seperti para bangsawan, pejabat istana, pedagang besar serta seniman-seniman terpandang dari seluruh pelosok negeri. Bahkan kerabat serta kolega dari kerajaan-kerajaan tetangga juga hadir. Pesta ulang tahun perkimpoian pun berlangsung dengan megah dan sangat meriah.
Continue reading “50 Tahun Salah Paham”
Kisah Pertapa Muda dan Kepiting
Suatu ketika di sore hari yang terasa teduh, nampak seorang pertapa muda sedang bermeditasi di bawah pohon, tidak jauh dari tepi sungai. Saat sedang berkonsentrasi memusatkan pikiran, tiba-tiba perhatian pertapa itu terpecah kala mendengarkan gemericik air yang terdengar tidak beraturan.
Continue reading “Kisah Pertapa Muda dan Kepiting”
